Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji, sedang Allah menjanjikan ampunan dan karuniaNya kepadamu. Dan Allah maha luas, maha mengetahui. (QS:2:268).
Setan adalah musuh manusia sejak dulu
karena ia telah bersumpah “ demi kemuliaanMu, pasti aku akan menyesatkan mereka
semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang terpilih di antara mereka” (QS: Shaad
:82-83).
Pakar-pakar Bahasa Arab menyatakan,
bahwa Syaithan(setan) merupakan kata
Arab asli yang sudah sangat tua, bahkan bisa jadi lebih tua dari kata-kata
serupa yang digunakan oleh selain orang Arab. Kata syaithan berasal dari kata
syathatha, syatha, syawatha dan syathana yang mengandung makna-makna jauh,
sesat, berkobar, dan terbakar serta ekstrim. (M.Quraisyihab : Tasir Almisbah :
hal 268)
Menurut Prof. Dr. Wahbah Azzuhaili
dala tafsir Almunir disebutkan bahwa kata Syithan berasal dari kata syathana
yang berarti ba’uda (jauh) karena ia jauh dari rahmat Allah SWT.
Setan membisikan kepada manusia dan
menakut-nakutinya dengan kemiskinan jika ia bersedekah atau berinfak di jalan
Allah SWT. Setan berkata kepada manuasia “ sesungguhnya akibat yang kalian
rasakan jika kalian bersedekah adalah kalian akan menjadi miskin. Setan
menggoda dan membujuk manusia untuk bersikap kikir seperti membujuk seseorah
yang memerintah kepada orang yang diperintah.
Sesungguhnya setan memiliki bisikan
kepada anak cucu nabi Adam dan malaikut juga memiliki bisikan kepada anak cucu
nabi adam. Bisikan setan adalah menjanjikan
kejelekan dan mendustakan kebenaran. Sedangkan bisikan malaikat adalah
menjanjikan kebaikan dan membenarkan kebenaran. Ketika kita mendapat bisikan
kebaikan dan membenarkan kebenaran maka bersyukurlah kepada Allah SWT. Begitu
juga sebaiknya jika mendaptkan bisikan setan hendaknya meminta perlindungan
kepada Allah SWT.
Setan merupakan lambing kejahatandan
keburukan. Setan tidak terbatas pada manusia dan jin tetapi juga dapat berarti pelaku
sesuatu yang buruk dan tercela. Manusia yang durhaka dan mengajak kedurhakaan
juga dinamai setan. Jin adalah makhluk halus yang diciptakan Allah SWT dari
api. Jin yang membangkang dan mengajak kedurhakaan juga dinamai setan. Disisi
lain, setan bukan sekedar durhaka atau kafir tetapi sekligus juga mengajak
kepada kedurhakaan.
Setan juga menyuruh berbuat fahisyah,
segala sesuatu yang dihimpun oleh apa yang dianggap sangat buruk oleh akal
sehat, agama, budaya, dan naluri maanusia. Di hadapkan bujukan dan rayuan setan
untuk bersikap kikir, Allah menjanjikan kepada orang -orang yang beriman
melalui lisan Nabi-Nya sebuah ampunan bagi dosa- dosa dikarenakan infak yang
dikeluarkan. Allah juga menjanjikan berupa pemberian ganti di dunia ini dari
apa yang telah diinfakkan, berupa harta dan kebaikan. Sebagaiman firman Allah SWT
“ dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi
rejeki yang terbaik” (Assaba :39)
Imam Bukhori dan muslim
meriwayatkan bahwa rasulullah saw
bersabda:
“ tiada hari di manapun hamba berada
kecuali ada dua malaikat yang turun, lalu salah satu malaikat tersebut berdo’a,
“ ya Allah , berilah ganti kepada orang yang berinfak,” sedangkan malaikat yang
satunya lagi berdo’a, “ ya Allah, berilah kebinasaan harta kepada orang yang
kikir (tidak mau berinfak). Maksudnya adalah Allah akan memberi ganti orang
yang berinfak dengan cara memudahkan untuknya jalan mencari rejeki dan Allah
akan membinaskan harta orang yang tidak mau berinfak. Wallahu A’lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar