Sifat Nabi dan Rasul Nabi pilihan Allah sangat menjaga sikap dan perilakunya. Mereka memiliki sifat istimewa dan terpuji, yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fatanah. Ariani dalam buku “Agama Islam, Nama-Nama Nabi dalam Al Qur'an” menjelaskan sifat Nabi dan Rasul sebagai berikut.
Sidiq, artinya jujur. Makna sifat ini adalah jujur dalam menyampaikan kabar sesuai kenyataan. Jadi, para Nabi dan Rasul tidak berkata bohong. Amanah, artinya terpercaya. Nabi dan Rasul memiliki keadaan lahir dan batin yang terhindar dari perbuatan khianat sehingga mereka dapat dipercaya. Tabligh, artinya menyampaikan. Maksud sifat ini adalah Nabi dan Rasul menyampaikan dan menjelaskan semua perintah dari Allah. Mereka terhindar dari sifat kitman, artinya menyembunyikan. Fatanah, artinya cerdas. Sifat cerdas Nabi dan Rasul berarti dalam menyampaikan tugas dari Allah, mereka tanggap dan terhindar dari sifat baladah atau bodoh.
1. Siddiq Siddiq artinya benar. Seorang rasul selalu benar dalam perkataan dan perbuatan.
2. Amanah Amanah artinya dapat dipercaya. Mereka dapat dipercaya untuk menyampaikan seluruh pesan yang diperintahkan oleh Allah, tanpa ditambah atau dikurangi.
3. Tablig Tablig artinya menyampaikan wahyu. Seorang rasul adalah penyampai wahyu Allah kepada manusia. Sekalipun untuk menyampaikannya sangat pahit, bahkan mendapat rintangan berat. 4. Fatanah Fatanah artinya cerdas. Dengan kecerdasannya mereka dapat memberikan keterangan secara benar sehingga manusia dapat mengerti dan memahami hal yang diajarkan.
Sebagai muslim, sahabat hikmah diharapkan dapat mencontoh sifat wajib rasul agar dapat menjadi orang-orang yang baik dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.
4. Fatanah Fatanah artinya cerdas. Dengan kecerdasannya mereka dapat memberikan keterangan secara benar sehingga manusia dapat mengerti dan memahami hal yang diajarkan
Sifat wajib bagi para rasul diperlukan tiap rasul untuk menjalankan tugas kenabiannya.Para rasul utusan Allah SWT ditugaskan untuk para rasul memberi petunjuk, membawa kabar gembira, dan peringatan kepada umat manusia. Untuk itu, para rasul pilihan yang diutus Allah SWT memiliki sifat wajib bagi para rasul dalam menjalankan tugas yang istimewa tersebut. Apa saja sifat wajib bagi para rasul? 1. Siddiq Siddiq artinya benar. Artinya, setiap perkataan yang diucapkan oleh rasul sifatnya benar, baik benar dalam menyampaikan wahyu yang bersumber dari Allah SWT maupun benar dalam perkataan-perkataan yang berhubungan dengan persoalan keduniaan.Siddiq sebagai salah satu sifat wajib bagi para rasul ini juga dibenarkan dalam Al-Qur'an. Salah satunya dalam surah Maryam ayat 41,
Artinya: "Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Al-Qur'an), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan, seorang Nabi,"
Kata Siddiq dalam konteks sifat khusus yang dimiliki para rasul juga disinggung dalam surah Maryam ayat 50,
Artinya: "Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik dan mulia." mustahil bagi para rasul untuk bersifat khizib yang bermakna dusta. Hal ini dijelaskan dalam Pendidikan Agama Islam 2. Amanah Sifat wajib bagi para rasul selanjutnya adalah amanah yang artinya dapat dipercaya. Para rasul selalu menjaga diri dari segala perbuatan dosa untuk menjaga kepercayaan umat pada dirinya.
Bukti bahwa para rasul bersifat amanah ditunjukkan dalam surah An Nisa ayat 58. Ayat ini menjelaskan amanah sebagai salah satu akhlak utama Rasulullah SAW,
Artinya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." Dengan demikian, mustahil bagi rasul bersifat khianat. Khianat adalah menyisihkan sesuatu yang hak dengan merusak perjanjian sebagaimana dikutip dari Kitab Taisirul Khalaq dari Hasan Mas'udi yang diterjemahkan Zauton. 3. Tablig Tablig sebagai sifat wajib bagi para rasul memiliki makna menyampaikan wahyu. Untuk menjalankan tugas kenabiannya, seorang rasul senantiasa menyampaikan wahyu yang harus disampaikan kepada umat manusia.
Wahyu yang disampaikan para rasul tersebut dapat berupa pengetahuan, pedoman, maupun syariat, serta risalah kenabian yang lain. Sekalipun hal yang disampaikannya bersifat pahit maupun tidak mudah, para rasul selalu menyampaikannya tanpa satu huruf pun yang disembunyikan. sifat mustahil bagi rasul adalah kitman atau menyembunyikan. Tidak ada ajaran yang disembunyikan dengan alasan pribadi atau kepentingan lain. 4. Fatanah Sifat wajib bagi para rasul yang terakhir adalah fatanah yang berarti cerdas, pandai, dan bijaksana. Sebagai utusan Allah SWT untuk manusia, para rasul mampu memahami persoalan umat sekaligus memberikan jalan keluarnya
Sifat Nabi dan Rasul
BalasHapusNabi pilihan Allah sangat menjaga sikap dan perilakunya. Mereka memiliki sifat istimewa dan terpuji, yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fatanah. Ariani dalam buku “Agama Islam, Nama-Nama Nabi dalam Al Qur'an” menjelaskan sifat Nabi dan Rasul sebagai berikut.
Sidiq, artinya jujur. Makna sifat ini adalah jujur dalam menyampaikan kabar sesuai kenyataan. Jadi, para Nabi dan Rasul tidak berkata bohong.
Amanah, artinya terpercaya. Nabi dan Rasul memiliki keadaan lahir dan batin yang terhindar dari perbuatan khianat sehingga mereka dapat dipercaya.
Tabligh, artinya menyampaikan. Maksud sifat ini adalah Nabi dan Rasul menyampaikan dan menjelaskan semua perintah dari Allah. Mereka terhindar dari sifat kitman, artinya menyembunyikan.
Fatanah, artinya cerdas. Sifat cerdas Nabi dan Rasul berarti dalam menyampaikan tugas dari Allah, mereka tanggap dan terhindar dari sifat baladah atau bodoh.
Terimakasih, tolong nama nama anggota kelompoknya
BalasHapusSifat wajib rasul adalah sebagai berikut
BalasHapus1. Siddiq
Siddiq artinya benar. Seorang rasul selalu benar dalam perkataan dan perbuatan.
2. Amanah
Amanah artinya dapat dipercaya. Mereka dapat dipercaya untuk menyampaikan seluruh pesan yang diperintahkan oleh Allah, tanpa ditambah atau dikurangi.
3. Tablig
Tablig artinya menyampaikan wahyu. Seorang rasul adalah penyampai wahyu Allah kepada manusia. Sekalipun untuk menyampaikannya sangat pahit, bahkan mendapat rintangan berat.
4. Fatanah
Fatanah artinya cerdas. Dengan kecerdasannya mereka dapat memberikan keterangan secara benar sehingga manusia dapat mengerti dan memahami hal yang diajarkan.
Sebagai muslim, sahabat hikmah diharapkan dapat mencontoh sifat wajib rasul agar dapat menjadi orang-orang yang baik dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.
4. Fatanah
Fatanah artinya cerdas. Dengan kecerdasannya mereka dapat memberikan keterangan secara benar sehingga manusia dapat mengerti dan memahami hal yang diajarkan
Nama : Ayuk Selviana Putri
BalasHapusSifat wajib bagi para rasul diperlukan tiap rasul untuk menjalankan tugas kenabiannya.Para rasul utusan Allah SWT ditugaskan untuk para rasul memberi petunjuk, membawa kabar gembira, dan peringatan kepada umat manusia. Untuk itu, para rasul pilihan yang diutus Allah SWT memiliki sifat wajib bagi para rasul dalam menjalankan tugas yang istimewa tersebut.
Apa saja sifat wajib bagi para rasul?
1. Siddiq
Siddiq artinya benar. Artinya, setiap perkataan yang diucapkan oleh rasul sifatnya benar, baik benar dalam menyampaikan wahyu yang bersumber dari Allah SWT maupun benar dalam perkataan-perkataan yang berhubungan dengan persoalan keduniaan.Siddiq sebagai salah satu sifat wajib bagi para rasul ini juga dibenarkan dalam Al-Qur'an. Salah satunya dalam surah Maryam ayat 41,
وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا
Artinya: "Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Al-Qur'an), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan, seorang Nabi,"
Kata Siddiq dalam konteks sifat khusus yang dimiliki para rasul juga disinggung dalam surah Maryam ayat 50,
وَوَهَبْنَا لَهُمْ مِنْ رَحْمَتِنَا وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّا
Artinya: "Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik dan mulia."
mustahil bagi para rasul untuk bersifat khizib yang bermakna dusta. Hal ini dijelaskan dalam Pendidikan Agama Islam
2. Amanah
Sifat wajib bagi para rasul selanjutnya adalah amanah yang artinya dapat dipercaya. Para rasul selalu menjaga diri dari segala perbuatan dosa untuk menjaga kepercayaan umat pada dirinya.
Bukti bahwa para rasul bersifat amanah ditunjukkan dalam surah An Nisa ayat 58. Ayat ini menjelaskan amanah sebagai salah satu akhlak utama Rasulullah SAW,
۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Artinya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
Dengan demikian, mustahil bagi rasul bersifat khianat. Khianat adalah menyisihkan sesuatu yang hak dengan merusak perjanjian sebagaimana dikutip dari Kitab Taisirul Khalaq dari Hasan Mas'udi yang diterjemahkan Zauton.
3. Tablig
Tablig sebagai sifat wajib bagi para rasul memiliki makna menyampaikan wahyu. Untuk menjalankan tugas kenabiannya, seorang rasul senantiasa menyampaikan wahyu yang harus disampaikan kepada umat manusia.
Wahyu yang disampaikan para rasul tersebut dapat berupa pengetahuan, pedoman, maupun syariat, serta risalah kenabian yang lain. Sekalipun hal yang disampaikannya bersifat pahit maupun tidak mudah, para rasul selalu menyampaikannya tanpa satu huruf pun yang disembunyikan. sifat mustahil bagi rasul adalah kitman atau menyembunyikan. Tidak ada ajaran yang disembunyikan dengan alasan pribadi atau kepentingan lain.
4. Fatanah
Sifat wajib bagi para rasul yang terakhir adalah fatanah yang berarti cerdas, pandai, dan bijaksana. Sebagai utusan Allah SWT untuk manusia, para rasul mampu memahami persoalan umat sekaligus memberikan jalan keluarnya
Yang lain segera memberi komentar
BalasHapus